Minggu, 22 Juli 2012

DARI MANA ENERGI DIPEROLEH SAAT PUASA

Dalam keadaan normal, tubuh kita mendapatkan energi dan nutrisi yang berasal dari luar tubuh, melalui makanan, minuman dan radiasi
Bagaimana ketika kita sedang puasa disiang hari?
Ketika kita puasa disiang hari, dimana tidak ada asupan makanan, aktifitas akan membakar energi hingga habis. Pertama-tama energi diperoleh dari glukosa hasil makan (sahur). Setelah habis, energi diperoleh dari glikogen dalam darah. Bila kandungan glikogen berkurang, baru otak menyatakan lapar dan otak menyuruh kita makan. Bila kita sedang berpuasa otak akan menghidupkan program autolisis.

Apa Itu Autolisis ?
Semua makhluk bumi (ular, sapi, ulat, jerapah, gajah, lebah dan semua makhluk hidup lainya) debekali dengan sistem (fithrah) autolisis yang khas, seperti :
-    Pohon berpuasa dengan menggugurkan daun
-    Rumput dan biji berpuasa dengan berhenti tumbuh (dorman)
-    Beruang berpuasa selama musim dingin
-    Buaya berpuasa (aestivasi) selama musim panas
-    Ikan paus dan burung berpuasa ketika bermigrasi
-     Ikan salmon, pinguin, berpuasa ketika musim kawin
-    Kuda, kucing, berpuasa ketika terserang penyakit hingga sembuh
secara sederhana autolisis adalah sistem automatisasi dalam tubuh yang memformat ulang kondisi tubuh ke kondisi ideal. Apa yang terjadi dengan Autolisis (pada manusia)?
Ketika autolisis diaktifkan, maka ia segera beraksi :
1. Autolisis akan mencari database rancangan dasar (fithrah) manusia. Secara keseluruhan ada sekitar 50 trilliun sel penyusun tubuh yang terdiri dari sekitar 200 jenis sel. Autolisis berbekal data detail setiap sel tubuh.
2. Autolisis mengerti bagaimana seharusnya kondisi sehat dari setiap jenis sel, dibagian tubuh mana seharusnya sel itu berada, berapa banyak jumlah tiap jenis sel yang ideal bagi tubuh. Selanjutnya ia akan menghampiri sel-sel liar yang tidak terdapat dalam daftar fithrah, mengubah asan amino dan laktat menjadi gula.
Bila sel-sel liar habis, ia akan mendatangi timbunan lemak dalam tubuh dan membakar (oksidas lemak) menjadi keton.
Dengan demikian Autolisis akan menghilangkan sel-sel rusak, mati dan benjolan tumor serta timbunan lemak yang sering menjadi sarang zat beracun.
Semoga bermanfaat ya!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar